MERSON MENYARANKAN AGAR PENDUKUNG ARSENAL TAK TERLALU BERHARAP BANYAK KEPADA ARTETA
situs poker
poker online
situs bandarq online
situs aduq online
agen poker
domino online
sakong online
situs poker
situs aduq
situs bandarq
situs domino99
INFO BOLA - Paul Merson mengomentari keputusan manajemen mantan klubnya, Arsenal, menunjuk Mikel Arteta sebagai pelatih baru mereka. Merson tak yakin Arteta bisa mengembalikan Arsenal seperti pada masa-masa kejayaannya, lantaran masih minim pengalaman melatih.
Arsenal akhirnya resmi mengumumkan Arteta sebagai juru taktik anyar mereka beberapa waktu lalu. Manajemen Arsenal memilih Arteta untuk menggantikan peran Unai Emery yang sebelumnya dipecat lantaran gagal membawa klub asal London Utara itu tampil impresif di musim 2019-2020.
Seusai mendepak Emery, Arsenal sendiri sempat menjalani beberapa laga di bawah komando Freddi Ljungberg. Akan tetapi penampilan Mesut Ozil dan kawan-kawan bersama Ljungberg juga tidak kunjung membaik.
Arsenal pun akhirnya memilih Arteta sebagai pelatih baru dengan harapan bisa setidaknya memperbaiki performa Arsenal di sisa musim ini. Terlebih mereka masih berharap bisa bersaing finis di posisi 4 besar klasemen akhir Liga Inggris serta menjuarai Liga Eropa 2019-2020.
Keputusan Arsenal memilih Arteta sebagai juru taktik anyar memang menuai perdebatan. Beberapa pihak mendukung keputusan itu, namun tidak sedikit yang mengkritisinya. Salah satunya adalah Merson. Ia pun bahkan pesimis Arteta adalah sosok yang tepat untuk jadi juru taktik Arsenal saat ini.
“Mikel Arteta menjadi pelatih Arsenal itu seperti halnya Conor McGregor mencoba untuk melawan Floyd Mayweather. Menjadi pelatih Arsenal adalah salah satu pekerjaan terbesar di dunia sepakbola, dan bagaimana bisa mereka memberikan pekerjaan itu kepada pelatih yang belum pernah menangani sebuah klub di sepanjang hidupnya,” jelas Merson, seperti disadur dari Talksport, Sabtu (21/12/2019).
“Mikel adalah pria yang baik dan saya yakin dia adalah pelatih yang bagus, dan baginya, pekerjaan ini sulit untuk ditolak. Namun pelatih yang baik belum tentu menjadi manajer yang baik, dan Anda sudah melihat hal itu berulang kali,” sambungnya.
“Dia tidak memiliki pengalaman sama sekali dan jika Direksi Arsenal berpikir tim ini bisa langsung bermain dengan baik hanya karena Arteta pernah bekerja untuk Pep Guardiola, maka mereka harus bangun dan minum kopi,” tuntas pria berusia 51 tahun tersebut.
INFO BOLA - Paul Merson mengomentari keputusan manajemen mantan klubnya, Arsenal, menunjuk Mikel Arteta sebagai pelatih baru mereka. Merson tak yakin Arteta bisa mengembalikan Arsenal seperti pada masa-masa kejayaannya, lantaran masih minim pengalaman melatih.
Arsenal akhirnya resmi mengumumkan Arteta sebagai juru taktik anyar mereka beberapa waktu lalu. Manajemen Arsenal memilih Arteta untuk menggantikan peran Unai Emery yang sebelumnya dipecat lantaran gagal membawa klub asal London Utara itu tampil impresif di musim 2019-2020.
Seusai mendepak Emery, Arsenal sendiri sempat menjalani beberapa laga di bawah komando Freddi Ljungberg. Akan tetapi penampilan Mesut Ozil dan kawan-kawan bersama Ljungberg juga tidak kunjung membaik.
Arsenal pun akhirnya memilih Arteta sebagai pelatih baru dengan harapan bisa setidaknya memperbaiki performa Arsenal di sisa musim ini. Terlebih mereka masih berharap bisa bersaing finis di posisi 4 besar klasemen akhir Liga Inggris serta menjuarai Liga Eropa 2019-2020.
Keputusan Arsenal memilih Arteta sebagai juru taktik anyar memang menuai perdebatan. Beberapa pihak mendukung keputusan itu, namun tidak sedikit yang mengkritisinya. Salah satunya adalah Merson. Ia pun bahkan pesimis Arteta adalah sosok yang tepat untuk jadi juru taktik Arsenal saat ini.
“Mikel Arteta menjadi pelatih Arsenal itu seperti halnya Conor McGregor mencoba untuk melawan Floyd Mayweather. Menjadi pelatih Arsenal adalah salah satu pekerjaan terbesar di dunia sepakbola, dan bagaimana bisa mereka memberikan pekerjaan itu kepada pelatih yang belum pernah menangani sebuah klub di sepanjang hidupnya,” jelas Merson, seperti disadur dari Talksport, Sabtu (21/12/2019).
“Mikel adalah pria yang baik dan saya yakin dia adalah pelatih yang bagus, dan baginya, pekerjaan ini sulit untuk ditolak. Namun pelatih yang baik belum tentu menjadi manajer yang baik, dan Anda sudah melihat hal itu berulang kali,” sambungnya.
“Dia tidak memiliki pengalaman sama sekali dan jika Direksi Arsenal berpikir tim ini bisa langsung bermain dengan baik hanya karena Arteta pernah bekerja untuk Pep Guardiola, maka mereka harus bangun dan minum kopi,” tuntas pria berusia 51 tahun tersebut.




Post a Comment